Text
Kisah Inspiratif Srikandi Pendidikan Indonesia: guru daerah khusus
Dalam melaksanakan tugasnya, Guru Perempuan Daerah Khusus Berdedikasi menghadapi banyak tantangan. Tantangan utama yang hampir dialami oleh seluruh guru adalah lokasi sekolah yang terpencil, susah dicapai, bahkan dengan menggunakan sarana kendaraan roda dua sekalipun. Tidak sedikit dari antara mereka yang harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan kondisi jalanan rusak, becek karena banjir, berbatu karena melewati daerah pegunungan, dan hutan gelap. Elly Fitriana, Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 23 Sabang di Desa Bateso, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Provinsi Aceh, yang sudah 20 tahun mengajar di Pulau Weh, pulau di ujung paling barat Indonesia, merasakan tantangan ini. Dari rumahnya menuju tempatnya mengajar Elly harus menempuh sepanjang 13 kilometer dengan mengendarai sepeda motor. Kondisi jalan yang ditempuhnya tidaklah mudah dan bagus, sebaliknya naik turun karena terletak di atas gunung. Meskipun jalan itu saat ini sudah lebih baik, namun dulu sepanjang dua kilometer menjelang sekolah sangat parah, sehingga untuk mencapai sekolah dirinya harus memakai sandal, sementara sepatu yang sebelumnya dipakai dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Tidak tersedia versi lain