Text
500 Cups: Ceramic explorations of utility & grace
Objek yang paling intim, cangkir keramik telah lama menjadi wadah imajinasi artistik. Dirancang untuk dipegang dan dibelai, mereka mengundang tangan dan melibatkan indera. Galeri talenta internasional ini memamerkan karya memukau dari para ahli keramik yang baru muncul dan terkenal. Apakah fungsional (Benjamin Schulman's "Stacked Teacup Set") atau aneh (Joan Pevarnik's "Caught"), setiap cangkir adalah interpretasi yang luar biasa dari bentuk biasa. Pernyataan pribadi para seniman menerangi sumber inspirasi mereka. "Wood Cups" Tyler Beard mengambil teksturnya dari lumbung bobrok di Pantai Timur. "Stack of Cups" karya George Handy memberikan penghormatan kepada fusion jazz. Dalam menciptakan "Gelas Anggur Merah Kecil", Laura Jean McLaughlin menggunakan motif surealis. "Piala Rambut Asimetris" Jessica M. Stoller menampilkan potongan rambut yang unik, sedangkan pencarian Judy Thompson hanyalah untuk menghasilkan cangkir yang sempurna. Di tangan para pengrajin kontemporer ini, cangkir menawarkan kemungkinan ekspresi yang tak terbatas. Karya-karya tersebut mencerminkan rangkaian teknik dan bahan yang luar biasa. Melalui tembikar, periuk, dan porselen, visi artistik menjadi?substansi.
Tidak tersedia versi lain