Text
Esai dan Prosa
Tak dapat disangkal, bahwa nama Amir Hamzah mendapat tempat yang abadi dalam sastera Indonesia karena kumpulan sajaknya Nyanyi Sunyi dan Buah Rindu. Tetapi ini bukan berarti, bahwa Amir Hamzah tak mempunyai keistimewaan dalam sastera perosa, terutama dalam bentuk essai dan perosa lirik. Essai-essai Amir Hamzah sebagian besar mengenai sastera Indonesia, terutama sejarah sastera Melayu yang dicintainya dan dikenalnya dengan baik, malahan dapat dikatakan yang ikut mendidik dan membesarkannya. Bagi saya sangat menarik adalah perosa liriknya, yang melukiskan kesan- kesan dan pengalamannya dalam hidup sehari-hari maupun yang melu- kiskan hidup dan kejadian-kejadian dalam istana raja-raja Melayu. Dalam hal ini bahasa Amir Hamzah tak kurang kaya dan merdunya dari dalam puisinya.
| B-0521-11 | 899.221 Ami e c.1 | Perpus BBPPMPV SB (Almari 899) | Tersedia |
| B-0522-11 | 899.221 Ami e c.2 | Perpus BBPPMPV SB (Almari 899) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain